Selasa, 20 November 2012

Babak Mur

Babak mur adalah babak yang di buat atas gontong royong warga dusun lontar dll untuk ngaliri sawah lembak dusun.
Amun kale ni bahane saraw disi batu bujangan dan ayah tu dilintangi ngan batang niuh ....
ayakh ne dalam lemak jeng rejungan .....
lemak pule denang ... ade pule ye caguman di pucuk kayu Haman. Sambi Cak Guman  sambil mepai ijat haman.............masammmm.

Buah Haman
Adalah tanaman yang berasal dari kepulauan Indonesia dan Malaysia.
Tanaman ini tumbuh di daerah tropis, dan banyak dibudidayakan di Sumatera dan Thailand.

Haman dimanfaatkan buah, daun, dan batangnya. Buah Haman berwarna hijau saat masih muda,
dan sering dikonsumsi sebagai rujak atau campuran sambal Haman.Buah
Haman yang matang berwarna kuning, memiliki rasa kecut-manis. Buah pacak  langsung maka,
Amnun MAnkene ... endalah banyak ige ... kele KUHEAN..
. Daunnya digunakan sebagai lalap. Batang Haman dapat digunakan sebagai papan.
disadur dari http://bukitanti.blogspot.com/2012/11/buah-aa.html




Apakah itu??? (bak mane darung Haman tu???)

Namane buah Haman. Esak (besak) ne bak ikar (kelreng) dan berwarne ne ijau seperti Mangga muda. Rasanya... wuihhhh asam niannnn...

Buah ini cukup langka dan hanya bisa di ketemukan sekitar akhir tahun seperti saat ini. Harganya juga cukup mahal.

Biasanya aku suka makan buah HAman ini hanya dengan garam, dan nasi panas. Tapi anggota keluarga yang lain, lebih suka makan buah Haman ini dengan di sambal. 

ini diye  Sambal Haman
Bahan:

  • 6 buah haman muda
  • 7 buah cabe merah
  • 10 buah cabai rawit
  • 1 sdm gula merah
  • 1 sdm terasi yang sudah dibakar
  • 1 sdt garam
Cara Membuat:
  1. Masukkan cabe merah, cabai rawit, garam, terasi dan gula merah di dalam cobek. Haluskan hingga lembut.
  2. Tambahkan potongan gandaria, tumbuk kasar.
  3. Sajikan sebagai lauk.
Ps : bisa juga di makan dengan tahu / tempe yang baru di goreng. 
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar